Harga Gas Mahal, Banyak UMKM di Kota Pempek Merindukan Aliran Gas Bumi

“Harga gas mahal. Harga barang-barang kebutuhan pokok juga naik. Mau dijual berapa ini?” Masih sering mendengar pedagang kue atau jajanan dan makanan yang mengeluh begitu? Lihat saja, ketika mereka sudah ‘akrab’ dengan gas bumi yang memang sudah dikenal sebagai energi yang efisien dan aman, bisa dipastikan tak ada lagi keluhan mengenai harga gas yang mahal. Tak hanya industri skala besar yang membutuhkan gas bumi untuk menggerakkan mesin produksi, melainkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), apalagi yang bergelut di sektor kuliner.

Palembang yang terkenal sebagai kota kuliner ‘pempek’ sudah dialiri gas bumi sejak tahun 1998. Energi baik yang ramah lingkungan itu disalurkan oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Persero Tbk. yang saat ini masih aktif memperluas infrastruktur jaringan pipa gas bumi di sana dan dalam waktu dekat 15 industri di Palembang siap menikmati pasokan gas bumi dari PGN. Demikian keterangan dari Makmuri, Sales Area Head PGN Wilayah Palembang. Selain industri, dalam waktu dekat akan ada sekitar 1.500 rumah tangga yang juga menikmatinya.

“Untuk rumah tangga, tahun ini sebanyak 1.009 rumah sudah dipasangi pipa gas dan kita sedang pasang sekitar 500 rumah lagi,” ungkap Makmuri. “Pengembangan meliputi kawasan Pusri Sukamaju, Mangkunegara, Perumnas Sako, wilayah Pemda, Bukit Kecil, dan Bukit Besar. Untuk wilayah Sako, tinggal mengoptimalkan jaringan yang telah terpasang,” lanjutnya. (Selengkapnya di sini)

Penulis Hetty Indrarini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *