Harga Gas Mahal Tidak Dirasakan oleh Industri Genteng di Majalengka

Berita harga gas mahal seringkali kita lihat muncul pada media massa.  Gas bumi yang memang sudah menjadi kebutuhan utama bagi bangsa Indonesia. Tak terkecuali industri di Indonesia, baik kecil, menengah maupun besar. Sama halnya dengan yang dirasakan PT Genteng Teracotta Industri. Dalam sebulan pabrik genteng ini mendapatkan pasokan gas sebanyak 204.000 meter kubik dari PGN.

Sudah puluhan tahun PT Genteng Teracotta Industri di Majalengka, Jawa Barat mengandalkan gas bumi sebagai bahan bakar utama dalam produksi genteng keramik. Bahan bakar gas bumi mereka didapatkan dari jaringan gas bumi PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Gas bumi PGN dimanfaatkan sebagai bahan bakar tungku atau oven untuk mengeringkan genteng yang berbahan dasar tanah. Dengan pasokan ini, dalam sebulan mereka dapat memproduksi hingga 550.000 lembar genteng keramik.

gentengjepara-jpg
Salah satu pabrik genteng asal Jepara

Gas bumi terbukti memberikan manfaat yang besar bagi PT Genteng Teracotta Industri. Dengan gas bumi PGN, selain biaya produksi menjadi hemat, genteng yang dihasilkan menjadi bersih karena panas yang merata. Gas bumi dari PGN juga lebih aman untuk proses produksi karena lebih aman dan mengalir terus selama 24 jam. Bandingkan dengan minyak yang biayanya lebih besar atau kayu bakar yang selain lebih mahal, pasokannya juga lebih sulit karena harus dicari tiap hari dalam jumlah banyak. Oleh sebab itu, saat ini, genteng produksi mereka sudah diekspor hingga ke Malaysia dan Singapura.

Secara nasional, PGN memasok gas bumi ke lebih dari 116.600 pelanggan rumah tangga. Selain itu, 1.900 usaha kecil, mal, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan, serta 1.580 industri berskala besar dan pembangkit listrik. Adapun total panjang pipa yang dibangun dan dioperasikan PGN mencapai lebih dari 7.200 km. Jumlah ini setara 78 persen pipa gas bumi hilir di seluruh Indonesia. (Selengkapnya baca di sini)

Penulis Sheila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *