Kaum Kartini dari Masa Kayu Bakar, Minyak Tanah, hingga Gas Bumi

Gas bumi PGN secara langsung ataupun tidak memiliki peranan penting dalam kegiatan wanita atau kaum ibu alias generasi kartini. Pada waktu RA Kartini masih hidup mungkin para leluhur kita dahulu baru mengenal hanya kayu bakar sebagai sarana memasak atau bahan bakar pengolah dapur.

Di masa itu untuk mendapatkan yang namanya kayu bakar tentu tidaklah sulit. Mengingat pemukiman masyarakat masih berbentuk desa yang setiap jarak rumah ke rumah cukup berjauhan dan selalu di sela dengan pepohonan rindang serta semak belukar antar rumah yang satu dengan yang lainya.

Dengan keadaan tersebut tentu saja untuk mendapatkan dahan dan ranting kayu untuk bahan bakar masih terbilang cukup mudah. Namun seiring bertambahnya jumlah penduduk maka bertambah pula jumlah kebutuhan. Kepadatan mulai meningkat, pemukiman yang sebelumnya memiliki jarak yang cukup lumayan lama kelamaan kian di isi dan di dirikan tempat tempat tinggal baru hingga jarak dari rumah kerumah kian berdempet sampai dengan akhirnya pemukiman tersebut menjadi seperti beberapa kota di negara kita saat ini. Di masa itu mungkin belum terpikirkan tentang pemanfaatan gas bumi untuk rumah tangga atau untuk keperluan ibu memasak di dapur. (Selengkapnya baca di sini)

Tulisan ini atas sumbangsih M. Arbib

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *