Ramadhan Ramah Lingkungan dengan Hemat Energi

Gas bumi PGN yang hemat dan ramah lingkungan mampu menguntungkan banyak pihak. Namun, selain itu, juga memiliki keuntungan lain yang ingin saya bahas sehubungan dengan bulan Ramadhan ini. Seperti sudah kita ketahui, bulan Ramadhan adalah bulan suci bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Selain itu, bulan Ramadhan juga merupakan bulan yang penuh perayaan. Baik berbuka bersama teman dan keluarga, halal bihalal dengan para tetangga, silaturahmi, mudik ke kampung halaman, wisata saat liburan Lebaran, dan lain sebagainya.

Perayaan-perayaan ini banyak mengeluarkan energi selama bulan Ramadhan, baik gas bumi untuk memasak hidangan, juga BBM untuk mudik, wisata dan silaturahmi ke keluarga dan handai taulan. Pada saat bulan Ramadhan, sebenarnya kita kembali diingatkan untuk pentingnya menggunakan energi baik secara bijaksana.  Di antara semua keriaan bulan suci Ramadhan, kita juga perlu kembali ke fitrah kita sebagai manusia yang perlu selaras dengan alam.

Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) IGN Wiratmadja Puja, pada pola konsumsi tahun-tahun sebelumnya telah terjadi peningkatan konsumsi BBM pada awal bulan Ramadhan. Sedangkan untuk gas bumi, menurut Dirut PGN Hendi Priyono, data tahun sebelumnya di satu kota di menunjukkan kenaikan 10-25 persen dibandingkan kondisi normal. Padahal, menjaga kelestarian alam adalah perintah agama, dan di bulan Ramadhan ini, tidak ada salahnya jika kita memberi perhatian lebih. Berikut adalah beberapa ayat dalam Quran yang mewajibkan manusia untuk menjaga kelestarian alam:

“Maka mengapa tidak ada dari umat-umat yang sebelum kamu orang-orang yang mempunyai keutamaan yang melarang daripada (mengerjakan) kerusakan di muka bumi, kecuali sebahagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka, dan orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang-orang yang berdosa” (QS. Hud [11]: 116). (Selengkapnya baca di sini)

Tulisan ini atas sumbangsih Sheila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *