Sektor Migas Harus Menjadi Pilar Ekonomi Indonesia (2)

Ketiga, yang tak kalah pentingnya adalah tentang proyek Floating Storage and Regasification Unit atau FSRU Lampung yang bangun oleh PGN bersama perusahaan konsorsium bentukan PT Rekayasa Industri (Rekin) dan perusahaan konstruksi asal Norwegia yakni Hoegh. Pembangunan ini mulai dikerjakan 2013.

FSRU adalah fasilitas terapung yang berfungsi sebagai penyimpanan dan penguapan kembali gas alam dalam bentuk cair menjadi dalam bentuk gas seperti pada aslinya. FSRU merupakan salah satu solusi PGN untuk mempermudah transportasi gas dan untuk memenuhi kebutuhan gas di daerah yang jauh dari sumber gas, karena biaya pembangunan infrastruktur pipa gas memang sangat mahal.

Ladang gas Indonesia sendiri memang kebanyakan berada di Indonesia bagian timur, ditambah lagi bentuk geografis negara kita yang terdiri dari kepulauan membuat transportasi gas lebih susah. Di situasi seperti inilah FSRU menjadi salah satu solusinya.

Dalam perjalanannya, seperti dikutip radarlampung, diam-diam, FSRU sudah tidak lagi beroperasi karena tak memiliki konsumen. Padahal selain harus menanggung investasi senilai USD300 juta, PGN juga harus mengeluarkan operational cost sebesar Rp9 miliar per bulan. (Selengkapnya baca di sini)

Tulisan ini sumbangsih dari Ema Fitriyani

(Ket. foto: Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Lampung milik PT Perusahaan Gas Negara Tbk (Persero). (Dok. Kementerian BUMN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *